Artikel pengalaman membuat paspor bisa dibaca di artikel saya sebelumnya. Sekarang saya akan membahas mengenai ambil paspor. Pertama kita harus datang dg membawa kertas yang telah diberikan oleh petugas imigrasi saat kita mengajukan paspor baru. Setelah itu kita harus memberikan barcode agar dibaca oleh mesin scan. Stlh itu kita dapat nomor antrean. Antrean saat saya datang sdh lumayan (wah sepertinya harus berjuang mengantre lagi. Hehe)
Stlh itu kita harus menunggu nomor kita dipanggil. Pengambilan paspor lbh cepat dibanding saat saya mengantre bikin paspor. Hanya menunggu sekitar satu jam dari pengambilan nomor antrean maka sampailah di nomor yang ada di tanganku. Saat menghadap petugas loket kita ditanya nama dan petugas meminta kartu identitas kita. Setelah itu, kita diminta memeriksa paspor yg sudah jadi utk memastikan tdk ada kesalahan. Stlh itu kita mengisi lembar pengambilan dan mengisi daftar pengambil. Setelah mengisi kedua lembar itu, saya selesai mengambil paspor. Prosesnya cepat dan petugasnya melayani dg baik. Itulah pengalamanku mengambil paspor. Semoga bermanfaat. Tunggu artikelku lainnya ya.
sebuah wadah untuk mencurahkan isi hati tentang segala sesuatu.. mudah-mudahan dapat menginspirasi semua.. amien
Sabtu, 19 Mei 2018
Pengalamanku mengurus paspor di Kantor Imigrasi kelas I Semarang
Saya harus pergi ke luar negeri untuk tugas mengajar. Saya harus mengurus semua sendiri. Paspor adalah langkah pertama saya sebelum mengurus dokumen lain. Saya pergi ke kantor imigrasi kelas I Semarang. Sekarang pengurusan paspor harus mendaftar lewat online. Peraturan itu berlaku mulai tahun 2016 atau 2017 gitu (tepatnya pernah kubaca tapi lupa). Aku mendapat antrean siang. Datang ke kantor pkl 13.03 dan langsung masuk ke bag customer service. Disana ternyata kita harus ambil nomor antrean dg menunjukkan barcode yg kita dpt saat daftar online. Saat datang karena jadwal saya pkl 14.00 jd disuruh nunggu dan ambil no antrean pkl 13.55 (lah nunggu lama dong.. Gpp. Ini tips jg saat jadwal kita blm mulai kita bisa nunggu di dpn cs. Jd begitu 13.55 lgsg aja bilang ke petugas ambil no antrean hehe). Saya dpt antrean nomor 9-213 dan saat itu yg dipanggil baru 9-156. Wah ternyata digabung bukan dimulai dr awal nomornya. Saya analisis org2 yg menunggu disana. Ada yg mgrus paspor utk bekerja. Ada yg akan pergi ibadah (kayaknya ya. Dilihat dr org2 tua yg memakai gamis hehe). Beberapa org yg msh muda. Mgkn akan bekerja di LN. Ada jg umur muda dg tujuan akan studi lanjut (mungkin hehe). Setelah menunggu sampai pkl 15.15. Nomorku dipanggil. Wah rasanya senang akan segera selesai (eits. Perjuangan baru dimulai, bro.) stlh menuju petugas di loket awal kita akan ditanya akan pergi kemana sambil berkas kita diperiksa (mgkn itu basa-basi petugas smbil menghilangkan penat atau bisa jg smbil mengecek kita buat paspor utk apa). Stlh itu kita dpt map gratis dan berkas kita dimasukkan ke dalamnya. Oia, smpe lupa. Berkas yg dibutuhkan itu ktp (asli&ftkpi), kk (asli&ftkpi), akta lahir/ijazah/surat nikah (asli&ftkpi). Kayaknya itu aja. Semua ftkpi dlm ukuran a4 ya. Stlh itu saya harus nunggu lagi sampe dipanggil. Saya dpt nomor 4-024. Stlh nunggu sekitar 30 mnt. Nmr saya dipanggil. Diingat2 ya nmr kita dipanggil utk counter brp. Klo ndak mlh bingung. Kita nanti akan dipanggil oleh petugas. Stlh itu petugas akan mengecek data kita. Disana jg akan tampil sejarah apakah kita pernah membuat paspor sebelumnya. Stlh semua beres kita akan diminta utk foto dan perekaman sidik jari. Stlh semua beres kita disuruh utk membayar biaya pembuatan paspor. Biaya tsb bisa dibayarkan lwt teller atau lwt atm dg mpn g2. Caranya tggl googling aja. Gampang kok. Stlh itu simpan bukti pembayaran dan bukti yg kita dpt dr petugas (saran: ftkpi dlu bukti pembayaran karena bukti dr atm gampang hilang tintanya. Mgkin itu saja yg bisa saya bagikan. Nantikan tulisan2 saya berikutnya. Tetap menginspirasi orang2 di sekitarmu. Bahagia dulu baru kita bisa membahagiakan orang lain.
Langganan:
Komentar (Atom)